Saturday, 26 December 2015

256 - Janganlah Kau Dustai Ketulusan Cintaku



Mengapakah engkau terdiam??
Bersembunyi dibalik rasa sayang..
Sedang keindahan sang surya masihlah aku harapkan..
Bermandi cahaya dikala senja.
Berlari dan bercanda..
Menyusuri tepian dikala air laut mulai pasang..


Separuh jiwaku bersamamu..
Seluruh cintaku untukmu..
Namun mengapa rasa dihatimu menjadi mati..
Dari rangkaian janji untuk slalu setia hati..

Hatiku sakit..
Jiwaku merintih..
Panah asmaramu telah mengoyak dada..
Api cintamu telah berkobar didalam kalbu..
Aku rindu..
Aku sayang..
Namun mengapa kini engkau abaikan..

Aku terdiam menatap malam..
Berkilau cahaya rembulan datas riak gelombang..
Indah..
Seindah nostalgia cinta kita..
Hangat..
Sehangat rebahmu diatas pangkuanku..
Harum..
Seharum napasmu dikala berpadu..

Namun mengapa kini kau biarkan aku sendri..
Berteman malam dalam sepi..
Sedangkan bentang lautan.
Tiadalah sebanding dengan rasa sayang..
Yang bersemayam dalam hatiku..
Dan itu hanyalah untukmu..

Kubiarkan air pasir membasah celana..
Dari sisa hujan diwaktu senja..
Kugenggam dan kulempar..
Jauh..
Sejauh rasa hatiku untuk merengkuh seluruh
cintamu..
Sejauh harapanku untuk seiring langkah
dalam bahtera cinta bersamamu..
Cinta ini bukanlah panggung sandiwara..
Yang dapat engkau berlenggok dikala duka..
Yang dapat engkau menangis dikala
berdendang lagu cinta..
Namun cinta ini teramat suci..
Yang aku persembahkan hanya untukmu duhai..
- K E K A S I H -
Hmmm................

---------------